-saya berada di sebuah pantai dengan ombak yang sangat besar, ternyata tempat itu bertempat di sebuah kota kecil di grand canyon.
-latar tempatnya seperti di old west amerika pda tahun 1880an tapi sudah cukup modern.
-disana terdapat gereja gereja di setiap pinggir jalan.
-keluarga saya berkata untuk tidak melewati "putih" yang merupakan jalan tanjakan yang sangat curam dan besar, katanya ada hantu di tanjakan itu.
-kita sekeluarga mengambil foto di atas jalan tanjakan curam tersebut, bersama orang-orang asli dari tempat itu, tampaknya mereka tidak suka kalau kita dekat-dekat ke "putih" jalan tanjakan itu.
-setelah beberapa jam saya tertidur di atas jalan tanjakan itu. tak terasa sudah malam dan saya sendirian, saya lalu tiba-tiba jatuh meluncur masuk ke jalan tanjakan putih itu. namun ada ayah saya yg datang, kita berdua tergeser bersama-sama ke bawah jalan tanjakan berhantu itu. ayah saya berkata kalau tidak apa-apa jika melewati tanjakan ini, saya pun menjadi berani dan berhasil keluar di pertengahan tanjakan itu dengan lutut terluka.
-ayah saya masih tergeser jatuh di tanjakan itu, tiba-tiba ada seorang anak yang juga jatuh bersamanya, mereka berdua pun meluncur sampai kebawah tanjakan dengan selamat. tapi di bawah tanjakan itu mereka sudah di tunggu orang ber-hoodie hitam, dia pun mencoba menembak mereka berdua sambil mereka berlari.
-saya yg berada di atas melihat kejadian tersebut dan mencoba untuk menembak pria ber-hoodie hitam itu dari atas.
-orang-orang asal tempat itu ternyata marah kepada saya karena telah melewati tanjakan "putih" tadi, mereka pun mengincar untuk membunuh saya.
-(disini saya melawan banyak orang, saling tembak menembak)
-klimaksnya: saya berhasil menipu pria ber-hoodie hitam tersebut dan berhasil keluar dari kota itu.
-(di akhir mimpi ada yang bertanya kenapa saya melarikan diri, dan apakah itu hal yang benar)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar