Saya diculik dan ditahan sekelompok Mad Scientists untuk dijadikan kelinci percobaan (di atas suatu gedung di sebuah pulau).
Satu Mad Scientist membunuh beberapa teman tahanan saya, lalu dia hendak membunuh saya tapi saya berhasil membunuhnya terlebih dahulu menggunakan senapan paku miliknya yang dengan cepat saya ambil dari tangannya, dengan cara menembak kepalanya.
sayapun berhasil kabur melewati jendela bersama 1 teman tahanan saya. (melompat dari lantai 5/6)
Sesampainya di bawah, kita langsung dikejar security dan polisi yang lumayan banyak. Kita tidak bisa lari kemana-mana karena berada di tengah pulau di tengah laut, saya sempat membunuh beberapa polisi yang mengejar saya menggunakan senapan paku.
Akhirnya kami ditangkap, Saya dan 2 teman saya (entah yang 1 datang dari mana) kita bertiga dimasukkan ke dalam mobil polisi dan hendak diantar lagi ke gedung para Mad Scientist.
tapi saya dan teman saya berhasil bekerja sama dan membunuh polisi yang membawa mobil tersebut (Saya menahan polisi itu sambil teman saya mengambil alih stir mobil, lalu saya mencabut kedua bola mata polisi itu dan menusuk kepalanya berkali-kali (polisi itu sangat kuat fisik dan mental, dia sempat melawan) "Kalian berhasil..." kata polisi itu dengan pasrah sebelum mati.) Polisi itu tampak seperti seseorang yang pandai, berani dan baik, saya sangat menyesal telah membunuhnya walau hanya mimpi.
Kita lalu membawa Mobil polisi itu, kita berpura-pura menjadi polisi.
Teman tahanan saya yang membawa mobil tampak senang dan sombong karena berhasil mencuri mobil polisi tersebut, dia tampak sombong akan hal itu dan membuang-buang waktu dengan bersantai dan tidak efisien membawa mobil, saya sangat marah tapi dengan tenang saya meng-lecture dia dan berhasil menyadarkan kepalanya.
kami sempat di halau pacar polisi yang kita bunuh di mobil tadi, pacarnya itu berpikir kalau yang didalam mobil itu masih polisi yang tadi. kami pun tidak membuka kaca dan langsung pergi.
Kita ketahuan dan dikejar, kali ini lebih banyak.
Kedua teman saya di mobil saling bertengkar tentang sesuatu, saya berhasil menenangkan mereka berdua, saya berkata kalau kita ingin bertengkar kita harus keluar dari situasi ini dulu.
saat membawa mobil dengan kencang, teman saya membuat mobil terlempar sampai ke pantai sebelah. Mobil kita menjadi tak berfungsi, kita pun turun dari mobil dan mencuri jet ski milik wisatawan, polisi mengejar dari segala arah mereka juga memakai jet ski dan kapal.
Kita bertiga pun meluncur melewati pulau-pulau kecil dan laut, kita pergi menuju pulau di ujung yang kelihatan lumayan besar dan hijau, penuh dengan sawah dan hutan. pulau itu memiliki vibes Sawah di china + hutan lindung + hutan hujan (sangat ngademin) seperti di kungfu panda 3, hijau dan lembab.
Saat sampai di pulau itu, kami sempat memiliki beberapa menit istirahat sebelum banyak polisi yang kembali datang mengejar.
Saya berlari dan memanuver jet ski untuk melewati para polisi (di tempat itu banyak sawah dan kolam dan jalan batu, saya berpindah dari berlari, balik ke jet ski, dan berlari, dan balik lagi ke jetski.)
Kita bertiga pun berpencar (itu saat terakhir saya bersama mereka berdua)
Polisi sangat cepat mengejar saya tapi saya selalu mendapat jalan untuk kabur.
Saya berhenti sejenak dan bersembunyi di atas atap rumah, di belakang saya sudah hutan rimbun.
Sempat bertemu dengan seseorang yang saya kenal, tapi dia tidak memberitahukan pada polis dimana tempat saya sembunyi,
saya melihat seseorang lain yg sedang mencari saya, tapi dia tidak berhasil menemukan saya.
saya sempat batuk beberapa kali, lalu setelah itu saya meneruskan masuk lebih jauh kedalam hutan karena para polisi sudah lebih dekat menuju ke arah saya.
di dalam hutan saya bertemu dengan monster besar (modelnya mirip giratina di pokemon) lalu saya menolong monster itu, dan karena kebaikan saya dia pun menolong saya dari kejaran para polisi (saya sudah tidak ingat bagaimana caranya menolong saya, saya langsung terbangun.)
===
Note:
Menurut saya, beberapa hal penting dalam mimpi itu adalah Perasaan, Perbuatan dan scenery.
Perasaan saya disini bercampur aduk, mulai dari takut dan gelisah (saat ditahan digedung), ke marah dan gila (saat melarikan diri terus menerus dari kejaran polisi, sembari membunuh), lalu berakhir ke sedih (di akhir cerita saat menolong dan ditolong)
Perbuatan saya selama di dalam mimpi-mimpi saya mungkin baru kali ini yang tergila, saya berhasil membunuh 3-4 orang dan beberapa dari mereka dengan cara yang sadis. saya tak bisa melupakan perbuatan saya, terasa begitu nyata.
Scenery mimpi ini sangat terbagi dengan baik, yang pertama di dalam gedung (rasanya seperti warna abu-abu dan kuning pucat), scenery di dalam pulau pertama sambil dikejar polisi (rasanya seperti warna merah, abu-abu, dan hitam.) Lalu terakhir scenery di pulau sawah dan hutan rimbun (rasanya berwarna biru dan hijau muda dan sedikit kuning hangat.)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar